BOGOR – Babinsa Desa Karya Mekar Koramil 08/Cariu, Serka Adim, mendampingi Sekretaris Kecamatan Cariu dalam sosialisasi pemantauan keamanan wilayah berbasis teknologi di Desa Karya Mekar, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Senin (31/8/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan mendorong masyarakat memadukan sistem keamanan lingkungan dengan pemanfaatan teknologi guna meningkatkan kewaspadaan dan efektivitas pemantauan wilayah.
Babinsa, Sekretaris Kecamatan Cariu, dan pemerintah desa mengajak masyarakat mempertahankan kegiatan ronda serta siskamling. Teknologi dimanfaatkan sebagai sarana pendukung, bukan sebagai pengganti keterlibatan warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Tokoh masyarakat Desa Karya Mekar mengatakan teknologi dapat membantu warga menjaga lingkungan. “Teknologi bisa menjadi alat bantu bagi warga dalam menjaga lingkungan. Namun, yang paling penting tetap kepedulian dan kebersamaan masyarakat. Jika warga aktif, aparat juga mudah berkoordinasi ketika ada persoalan, ” katanya.
Kepala Desa Karya Mekar menyatakan pemerintah desa mendukung upaya mengintegrasikan siskamling dengan teknologi sesuai kemampuan dan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan warga tetap menjadi unsur utama dalam pemantauan keamanan lingkungan.
Serka Adim mengatakan pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan pemantauan keamanan wilayah. “Siskamling tetap menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Namun, dengan perkembangan teknologi, kita dapat memanfaatkannya sebagai sarana pendukung untuk melakukan pemantauan wilayah. Hal terpenting adalah masyarakat tetap aktif dan peduli terhadap keamanan lingkungannya, ” ujarnya.
Danramil 08/Cariu Kapten Czi Yoni Santoso mengingatkan agar teknologi digunakan secara positif dan bijak. “Jangan sampai teknologi menggantikan peran masyarakat. Siskamling dan kepedulian warga tetap menjadi kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, ” tegasnya.
Komandan Kodim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf. Rizal Dwi Jayanto menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat. Ia meminta teknologi dipadukan dengan sistem keamanan lingkungan yang telah berjalan serta didukung komunikasi antarpihak.
Sosialisasi berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan mendorong terwujudnya sistem keamanan lingkungan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan gotong royong dan kepedulian warga. (PERS)

Updates.